Sunday, June 19, 2016

Sinopsis Film The Witch (2016)









Genre : Film Horor

Negara : Amerika Serikat

Bahasa : Inggris

Sutradara : Robert Eggers

Produksi : A24 Films, Rooks Nest Entertainment, Parts and Labor, RT Features

Durasi : 90 menit


Pemain :
Anya Taylor-Joy,
Ralph Ineson,
Kate Dickie,
Harvey Scrimshaw,
Ellie Grainger,
Lucas Dawson




Ringkasan film yang secara resmi dirilis oleh A24 akan membawa para penonton melihat bagaimana kira-kira kota New England pada tahun 1960, dimana seorang petani bersama keluarganya terpaksa harus meninggalkan pertaniannya setelah sebuah perdebatan panjang dengan sebuah gereja lokal yang juga menjadikan mereka terasa terasing di kota mereka sendiri.


Tahun 1630an adalah sebuah zaman yang masih sangat kelam, tidak ketinggalan di Amerika. Saat itu, hanya wilayah tertentu yang telah dihuni oleh manusia, sementara disisi lain, alam dan kegelapan masih menguasai. Dan kegelapan itu yang harus dialami oleh sebuah keluarga yang sangat harmonis, keluarga Puritan.

Dia adalah William, orang yang sangat rohani, dekat dengan Tuhannya sebagai Kristen yang taat, namun terpaksa juga harus mengungsikan lima anak dan istrinya Catherine ke sebuah wilayah yang sangat jauh, sepi dan dilingkupi oleh hutan belantara, dan diyakini penuh dengan kengerian dan iblis tak dikenal. Ini adalah jalan satu-satunya yang masih dapat diyakini oleh pria itu untuk menyelamatkan diri dan keluarganya.

Namun keanehan dan horor sudah terjadi sejak awal, hewan peliharaan mulai menggila dan mati, hasil kebun gagal dan salah satu anaknya yang paling kecil mendadak lenyap dari pandangan ibunya, sementara anak yang lain dirasuki oleh roh setan.

Dalam sebuah perasaan paranoid dan curiga besar, keluarga itu mulai saling menyalahkan dari menuduh salah satu putri mereka berpraktek sihir namun dia menolaknya. Semakin situasi tambah gawat, keyakinan, iman dan kebersamaan mereka selaku pribadi dan keluarga mulai diuji dengan berat, sebuah ujian penderitaan yang takkan pernah terlupakan dalam keluarga William.


Sinopsis Film Psycho (1960)




Genre : Film Misteri

Negara : Amerika Serikat

Bahasa : Inggris

Sutradara : Alfred Hitchcock

Produksi : Paramount Pictures

Durasi : 109 menit


Pemain :
Anthony Perkins sebagai Norman Bates
Janet Leigh sebagai Marion Crane
Vera Miles sebagai Lila Crane
Martin Balsam sebagai Milton Arbogast
John Gavin sebagai Sam Loomis



Marion (Janet Leigh) adalah seorang karyawati suatu perusahaan, dia memiliki seorang kekasih, Sam Loomis (John Gavin)  namanya. Sam yang hanyalah seorang pekerja wiraswasta biasa harus mengeluarkan banyak uangnya untuk membayar hutang-hutang ayahnya yang sudah meninggal. Atas alasan itulah Sam tidak segera menikahi Marion.

Suatu hari Marion diberi kepercayaan untuk menyerahkan uang sebesar $40.000 ke bank. Dengan uang sebesar itu, Marion merasa itu adalah sebuah kesempatan yang sangat bagus untuk memulai hidup baru. Akhirnya dia pergi meninggalkan kota dengan membawa kabur uang $40.000 itu. Dalam perjalanan, karena lelah, Marion pun menginap di sebuah motel yang dikelola oleh seorang pria, Norman Bates (Anthony Perkins).

Sudah seminggu lamanya Lila Crane (Vera Miles) tidak mengetahui keberadaan sang adik, Marion  yang tanpa kabar apapun menghilang begitu saja setelah sebelumnya mencuri uang milik perusahaannya. Lila kemudian meminta Sam Loomis , kekasih Marion dibantu Milton Arbogast (Martin Balsam), detektif swasta yang disewa perusahaan tempat Marion bekerja untuk melacak dimana Marion dan uang yang dicurinya berada.

Penyelidikan yang dilakukan Arbogast mengantarnya ke sebuah motel kecil milik Norman Bates . Di tempat ini Arbogast mulai menyelidiki keberadaan Marion yang diyakininya pernah menginap di penginapan tersebut dengan mengorek informasi dari Norman yang ternyata selama ini hidup bersama ibunya. Namun disaat Arbogast ingin bertemu dengan ibu Norman tiba-tiba saja ia diserang oleh sesosok wanita misterius.

Lili yang gelisah menunggu kabar dari Arbogast kemudian mengajak Sam melakukan penyelidikan sendiri. Dengan menyamar sebagai pasangan suami istri mereka mendatangi Bates Motel tanpa menyadari apa yang akan mereka hadapi di tempat itu.


Bisa dibilang saya adalah orang yang beruntung karena dapat menyaksikan salah satu karya terbaik Alfred Hitchcock ini tanpa tercemar spoiler sedikitpun, bahkan usaha saya untuk dapat menahan diri agar tidak kelepasan menyaksikan versi remake-nya pun ternyata berbuah sangat manis. Tidak heran sebenarnya jika Pycho yang kisahnya diadaptasi dari novel tahun 1959 karya Robert Bloch berjudul sama ini mampu menjadi salah satu thriller psikologis terbaik sepanjang masa. Semuanya tidak lepas karena peran besar dari orang hebat dibelakangnya bernama Alfred Hitchcock, sang Master of Suspense yang sebelumnya di era 50an sukses dengan karya-karyanya seperti Dial M for Murder, Rear Window dan To Catch a Thief.

Ya, Psycho bisa dibilang adalah karya Hitchcock yang paling ambisus di jamannya, bahkan bayak orang yang menyebut bahwa film ini adalah thriller psikoanalisi pertama yang banyak mengispirasi film-film thriller pintar modern untuk tidak hanya menawarkan ketengangan semata namun juga mengajak penontonnya berpikir, menganalisis dan mencerna penggambaran tersembunyi dalam ceritanya yang kompleks. contohnya dalam film, kediaman Bates yang terdiri dari tiga lantai ternyata merupakan personifaksi dari 3 pikiran manusia, id, ego dan superego, serta simbolisme burung hiasan yang diawetkan sebagai metafora kematian. Bahkan sampai saat ini kisah yang ditampilkan Pycho mampu membuat penontonnya, khususnya yang belum mengetahui ceritanya sama sekali bakal terhenyak dengan twist mengejutkan di penghujung film, tidak ada yang menyangka bahwa kisah Pycho akan berakhir serperti itu, jenius!!!.


Banyak momen-momen menarik dan mengejutkan yang coba ditampilkan dalam film yang empat nominasi Academy Awards ini, semuanya ditampilkan dalam medium hitam putih dengan alasan untuk mengurangi tingkat kesadisan, walaupun alasan sebenarnya adalah untuk menghindari biaya produksi agar tidak terlalu mahal. Adegan-adegan seperti adegan perselingkuhan dan juga adegan yang menampilkan tokoh wanita memakai pakaian dalam terbilang adalah adegan yang cukup berani ditampilkan oleh Hitchcock pada saat itu. Siapa yang bisa melupakan shower murder scene yang fenomenal itu. Adegan yang hanya berdurasi 45 detik itu dibuat sedetail mungkin oleh Hitchcock dengan 70 sudut pengambilan gambar yang dilbuat selama 4 minggu plus dukungan scoring musik gesekan biola menyeramkan dari komposer Bernard Herrmann semakin semakin melengkapi atmofer kelam yang ditampilkan film yang awalnya berada di bawah bendera Paramount Pictures ini.

Ya, tidak bisa dipungkiri Pyscho jelas adalah salah satu karya terbaik yang pernah dibuat oleh Alfred Hitchcock. Sebuah psychological thriller hebat yang tidak hanya menawarkan ketegangan dan kengerian semata namun juga cerita yang menarik dan pintar serta penuh kejutan didalamnya. Inilah mahakarya dari sutradara legendaris Alfred Hitchcock, The Master of Suspense.

Sinopsis Film Pan's Labyrinth (2006)



Genre : Film Fantasi

Asal :  Meksiko 

Bahasa : Spanyol 

Sutradara : Guillermo del Toro. 

Produksi : Esperanto Films

Pemain :
Ivana Baquero sebagai Ofelia
Sergi Lopez sebagai Kapten Vidal
Maribel Verdu sebagai Mercedes
Ariadna Gil sebagai Carmen
Doug Jones
Federico Luppi


Film terbaik 2006 versi National Society of Film Critics. 

Pada tahun 2007 memenangkan tiga piala Oscar untuk kategori Best Cinematography, Make Up, dan Art Direction, juga menjadi salah satu nominasi untuk Best Foreign Film.





Film ini dibuka dengan sebuah dongeng, dimana: Putri Moanna, yang ayahnya adalah raja dunia bawah tanah, menjadi penasaran tentang dunia manusia. Ketika ia melarikan diri keluar kerajaan, dia akhirnya tak ingat tentang hidupnya di dunianya sebelumnya, dan juga lupa siapa dirinya, dari mana asalnya. Dia menjadi tua dan mati sebagai seorang manusia. Raja percaya bahwa jiwa putrinya akan kembali ke dunianya suatu hari nanti.

Cerita beralih ke pasca Perang Saudara Spanyol pada tahun 1944. Ofelia, seorang gadis muda yang mencintai dongeng, melakukan perjalanan bersama ibunya yang sedang hamil, Carmen, untuk memenuhi panggilan Kapten Vidal, ayah tirinya dan juga ayah dari anak yang dikandung ibunya. Vidal adalah anak seorang komandan terkenal yang meninggal di Maroko yang sangat meyakini fasisme dan ditugaskan untuk membasmi para Gerilyawan (Pemberontak) yang anti-fasis.

Ofelia menemukan seekor serangga besar menyerupai tongkat yang ia percaya adalah Peri. Serangga tersebut mengikutinya ke tempat di mana Vidal ditugaskan di penggilingan dan menuntun Ofelia memasuki Labirin kuno di dekat tempat itu. Sebelum Ofelia dapat masuk, ia dihentikan oleh Mercedes, salah satu pelayan Vidal yang juga mata-mata untuk Pemberontak. Malam itu, Serangga muncul di kamar tidur Ofelia, di mana ia berubah menjadi Peridan membawa Ofelia menuju Labirin di mana ia bertemu dengan Fauno, makhluk setengah manusia setengah kambing, yang percaya bahwa Ofelia adalah Putri Moanna, dan memberikan dia tiga tugas yang harus diselesaikannya sebelum datang bulan purnama, untuk memastikan jati dirinya sebenarnya masih utuh. Sementara itu, Vidal telah membunuh dua petani yang disangka Pemberontak sebelum dapat memeriksanya dengan benar. Setelah memeriksa tas mereka, jelas-jelas bahwa mereka bukan Pemberontak, tapi hanya seorang yang berburu kelinci.

Ofelia memulai melakukan tugas pertamanya yaitu, menaruh tiga batu ajaib ke mulut seekor katak raksasa dan mengambil kunci emas dari dalam perutnya. Dengan begitu pohon ara raksasa yang ada dihutan dekat penggilingan tersebut akan kembali subur, pohon yang sebelumnya menjadi tempat berlindung makhluk-makhluk yang penuh dengan keajaiban dan sihir. Namun ia menjadi khawatir tentang ibunya yang kondisinya semakin memburuk, Fauno memberikan Ofeliasebuah akar mandrake, yang langsung membuat ibunya sembuh dari penyakitnya.

Didampingi oleh tiga Peri pemandu tugasnya, Ofelia kemudian menyelesaikan tugas keduanya yaitu mengambil sebuah belati dari sarang Pale Man, raksasa pemakan yang duduk diam di depan sebuah meja makan. Meskipun Ofelia diperingatkan untuk tidak memakan apapun ditempat itu, namun dia telah makan dua buah anggur yang dapat membangkitkan Pale Man, hingga menyebabkan dia memangsa dua Peri dan mengejar Ofelia, namun dia berhasil melarikan diri. Marah pada ketidaktaatan-nya, Fauno menolak untuk memberikan tugasnya yang ketiga.

Sementara itu, Vidal menjadi semakin kejam, dia telah menyiksa seorang Pemberontak yang ditangkap dan kemudian membunuh dokter yang mencoba membuat seorang tahanan yang disiksa untuk menghentikan rasa sakitnya. Vidal menangkap Ofelia yang sedang duduk didekat akar mandrake, lalu Carmen melemparkan akar tersebut ke dalam perapian, di mana akar mandrake mulai berteriak kesakitan. Seketika itu, Carmen mulai mengalami kontraksi pada perutnya dan meninggal setelah melahirkan anak laki-laki. Vidal menemukan bahwa Mercedesadalah mata-mata, dia menangkapnya saat dia dan Ofelia berusaha untuk melarikan diri. Ofeliakemudian dikunci di kamarnya dan Mercedes disiksa. Namun Marcedes dapat membebaskan dirinya dan melukai Vidal, kemudian dia melarikan diri ke hutan, di mana para Pemberontak menyelamatkannya.

Fauno kembali untuk Ofelia dan memberikan satu lagi kesempatan melakukan tugasnya. Dia mengatakan padanya untuk membawa adiknya ke Labirin. Ofelia kemudian mengambil bayi setelah memberi obat penenang terhadap Vidal. Walaupun kepalanya bingung, Vidal terus mengejar Ofelia yang menuju Labirin, sementara para Pemberontak menyerang penggilingan.Fauno memberitahu Ofelia bahwa portal ke dunia bawah tanah akan terbuka hanya dengan darah orang yang tidak bersalah, sehingga ia membutuhkan setetes darah adiknya. Ofelia menolak untuk menyakiti adiknya dan Fauno kemudian menghilang. Vidal dapat menemukan Ofelia yang kemudian merebut bayi-nya dan menembak Ofelia.

Ketika Vidal meninggalkan Labirin, Pemberontak dan Mercedes sedang menunggunya diluar. Mengetahui bahwa ia akan mati, dia menyerahkan bayi-nya kepada Mercedes, dan dia mengeluarkan arlojinya, siap untuk mati. Vidal mengatakan kepada Mercedes untuk memberitahu anaknya bila ia sudah dewasa, bagaimana ayahnya waktu meninggal. Mercedes menolak, dan mengatakan kepadanya bahwa anaknya tidak akan pernah tahu namanya. Pedro, salah satu Pemberontak dan juga saudara dari Mercedes, menarik senjata dan menembak Vidal di pipi kanannya, dan membunuh dia.

Mercedes memasuki Labirin dan berduka atas Ofelia yang sedang sekarat. Darah Ofeliamenetes ke mezbah dan membawanya ke dunia bawah tanah. Ofelia akhirnya kembali bersama Raja dan Ratu. Dia belajar bahwa dengan memberikan hidupnya untuk menyelamatkan adiknya, ia telah menyelesaikan tugas terakhir dan membuktikan dirinya adalah Putri Moanna.

Sinopsis Film Maze Runner 2 _ The Scorch Trials (2015)

Genre : Action, Sci-Fi, Thriller
Sutradara : Wes Ball
Penulis Naskah : James Dashner (novel), T.S. Nowlin
Pemain Film :
Nathalie Emmanuel (Harriet)
Katherine McNamara (Sonya)
Dylan O'Brien (Thomas)
Thomas Brodie-Sangster (Newt)
Aidan Gillen (Janson)
Kaya Scodelario (Teresa)
Giancarlo Esposito (Jorge)
Ki Hong Lee (Minho)
Patricia Clarkson (Ava Paige)
Lili Taylor (Mary Cooper)
Barry Pepper (Vince)
Rosa Salazar (Brenda)

Durasi Film : 113 Menit
Negara : USA
Film Release :18 September 2015
MPAA Rating : PG-13








Film Hollywood “Maze Runner: The Scorch Trials” merupakan fim yang adaptasi buku di seri kedua James Dashner, film ini menceritaknan kembali setelah mereka berhasil keluar dari Labirin yang di ceritakkan di The Maze Runner (2014), Thomas dan Gladers lainnya dibawa ketempat bernama Scorch, tempat yang lebih mengerikan dimana banyak badai pasir, bola baja muncul tiba tiba dari kegelapan, lalu diserbu Crank yang haus darah.

Mereka dibawa ke sebuah kota, lalu Thomas menyadari bahwa Teressa menghilang. Tak ada satupun orang yang tahu, dimana Teressa berada. Namun ketika Teressa menghilang, Ia digantikan oleh seorang pemuda bernama Aris. Dia mengaku berasal dari Glade grup B. Dia menceritakan bahwa di Glade grup B, semua berisikan perempuan dan dia Cowok satu satunya. Jadi ia memiliki peran seperti Teressa Di Glade grup B.

Thomas yakin bahwa Teressa ada di Glade grup B bertukar dengan Aris. Malam harinya mereka diserang oleh sekumpulan orang kurus kering yang haus kelaparan seperti yang pernah muncul pada akhir film The Maze Runner. Mwreka disebutnya Crank. Crank diakibatkan oleh Flare yang terjadi di bumi. Sebelumnya ada tokoh baru yaitu Brenda, manusia setengah Crank yang menyukai Thomas.

Setelah beberapa hari, ada seorang Ilmuwan dari WICKED, menyuruh mereka pergi ke sebuah padang pasir bernama Scorch, dia mengatakan bahwa itu jalan menuju tempat yang aman. Dalam perjalanan banyak rintangan menghadang, beberapa terbunuh, mereka mendapatkan juga sekutu dan begitu juga musuh yang bermunculan. Serangan Crank tak henti hentinya.Mereka juga memiliki tugas untuk mencari penawar virus flare, jadi mereka sengaja dipaparkan oleh flare. Dan ini yang membuat kita sedih, bahwa Newt tidak kebal terhadap Flare.

Semua terungkap ketika bertemu Teressa, ia ternyata kekasih dari Aris, mereka sudah bertemu sebelum the maze runner diadakan. Teressa dan Aris berciuman di depan Thomas. Lalu Glade grup B memiliki tugas untuk membunuh Thomas. Film ini masih akan berlanjut dan akan tayang lagi tahun 2017 yang berjudul The Maze Runner: The Death Cure

Saturday, June 18, 2016

Sinopsis Film The Maze Runner (2014)

Judul film:
The Maze Runner

Sutradara:
Wes Ball

Penulis skenario:
Noah Oppenheim

Adaptasi:
The Maze Runner, James Dashner

Bintang/pemain:
Dylan O'Brien (Thomas), Kaya Scodelario (Teresa), Thomas Brodie-Sangster (Newt), Will Poulter (Gally), Patricia Clarkson (Chancellor Ava Paige), Ki Hong Lee (Minho), dan Aml Ameen (Alby).

Sinematografi:
Enrique Chediak

Produksi/Distribusi:
Gotham Group, Temple Hill Entertainment / 20th Century Fox.

Durasi:
113 menit

Negeri:
Inggris






Thomas dibawa ke suatu tempat yang dikenal sebagai Glade, tanpa ingatan mengenai hidupnya maupun dunia. Satu-satunya hal yang ia ingat hanyalah namanya. Ia dan banyak remaja laki-laki hidup di Glader dan menyebut diri mereka sebagai Gladers. Mereka membuat sebuah komunitas di mana setiap Glader mengerjakan tugasnya masing-masing. Glade dikelilingi oleh Labirin raksasa dimana makhluk mekanik raksasa bernama Griever berkeliaran di malam hari. Pintur besar mengelilingi seluruh Glade tertutup setiap malam yang melindungi para Glader dari makhluk mengerikan tersebut.

Persediaan barang dibawa ke Glade setiap minggu, juga setiap bulan ada anak baru yang dikirim melalui lift yang disebut Box. Sehari setelah Thomas dibawa ke Glade, seorang gadis dikirim dan membawa pesan bahwa dirinya adalah “yang terakhir dari yang pernah ada”. Seorang gadis tidak pernah dibawa belumnya, para Glader sangat senang sekaligus bingung dengan kedatangannya. Namun, tepat setelah tiba, gadis itu mengalami koma.

Sementara itu, Thomas belajar lebih banyak mengenai Glade, ia merasa seperti pernah ada di tempat itu sebelumnya. Ia mempelajari bahwa para Glader telah mencoba memecahkan labirin selama dua tahun, dan sengatan yang menyakitkan dari Griever dapat menyebabkan seseorang mengingat kenangan dari masa lalu. Ia merasa aneh karena merasa terhubung dengan gadis baru itu dan juga berteman dengan seorang Glader muda bernama Chuck, dan Newt. Di sisi lain, ia memiliki hubungan yang agak buruk dengan Gally, yang curiga terhadap Thomas. Gally mengklaim pernah melihat Thomas setelah ia disengat oleh Griever, dalam suatu proses yang disebut Mengubah (Changing). Thomas merasa terdorong untuk menjadi Runner, yakni orang-orang yang menjelajahi, memetakan dan mencoba menemukan jalan keluar dari labirin itu.

Suatu hari, salah satu Runner, Minho dan pemimpin Glade, Alby, kembali terlambat memeriksa sebuah Griever yang mati. Alby disengat oleh Griver. Saat pintu akan tertutup di mana Minho dan Alby berada di luar, Thomas segera bergabung yang menempatkan dirinya juga ikut masuk ke labirin. Mendengar Grievers mendekat, Minho mengatakan bahwa mereka harus berpisah dan melarikan diri, Minho meninggalkan Thomas dan Alby yang sedang pingsan. Thomas berhasil menyelamatkan Alby dengan memperdayai Grievers hingga jatuh ke dalam juran yang berada di tepi labirin. Minho menyadari Thomas bisa menjadi Runner terbaik yang pernah mereka miliki, dan kedua orang ini menjadi sahabat.

Keesokan paginya, tiga Glader kembali ke Glade saat pintu terbuka, hal ini mengejutkan para Glader lainnya, karena mereka bertiga masih hidup. Sebagai pemipin, Newt memutuskan untuk membuat pertemuan yang memutuskan nasib Thomas yang melanggar aturan pertama dari Glade. Dalam pertemuan tersebut, Gally menyatakan kecurigaannya mengenai Thomas. Yang lainnya membela Thomas. Minho menyarankan agar Thomas dijadikan Runner penjaga. Gally mengatakan ide Minho konyol. Mereka berdua berdebat hingga Minho mendorong Gally. Hal ini membuat Gally pergi dan menghilang dari tempat itu.

Thomas diputuskan menjadi Runner. Minho dan Thomas berangkan untuk menjelajahi labirin. Mereka menemukan lubang transparan yang mengarah ke tempat yang disebut oleh Thomas sebagai lubang Griever. Setelah kembali ke Glade, Thomas terkejut karena gadis itu bisa bicara melalui pikirannya. Ia menyadari gadis itu bernama Teresa dan gadis itu telah memicu Ending, yakni akhir dari Glade.

Teresa terbangun dari koma dan menemukan Thomas. Keduanya berbicara satu sama lain dan menyadari bahwa mereka saling terhubung satu sama lain secara dekat dan mulai mengingat-ngingat kehidupan mereka sebelumnya. Pada hari yang sama di mana Teresa bangun, langit berubah menjadi berwarna abu-abu kusam. Thomas menyadari bahwa hal itu dibuat oleh Sang Kreator yang menempatkan mereka di Glade. Malam itu, Pintu tidak menutup, berarti Glader tidak terlindungi dari raksasa Griever.

Setelah Alby (yang sebelumnya disengat oleh Griever) melalui fase Changing, ia berbicara mengenai dunia luar dan mengatakan dunia luar sangat buruk dari apa yang bisa mereka bayangkan. Alby mengingatkan Thomas dan mulai berbicara mengenai ingatannya. Selama percakapan bersama Thomas, Alby tiba-tiba mulai mencekik dirinya sendiri, Thomas memanggil Newt untuk meminta bantuan menghentikan Alby. Para Glader masuk ke dalam perlindungan, Gally kembali dalam keadaan ketakutan dan mengatakan kepada para Glader bahwa salah satu dari mereka akan mati setiap malam. Makhluk semacam siput mulai memasuki Glader. Gally mencoba menghentikannya.
Mereka menemukan bahwa peta labirin yang dibuat oleh para Runner selama dua tahun ini telah dibakar. Thomas tidak berkecil hati, karena ia dan Teresa memiliki menemukan peta yang memungkinkan para Glader menemukan jalan keluar. Newt dan Minho mengatakan bahwa mereka menyembunyikan salinan peta di ruang senjata jika hal semacam ini terjadi. Mereka menemukan kode di peta tapi tidak tahu bagaimana cara menggunakannya.

Putus asa tak mendapat jawaban, Thomas memutuskan bahwa dirinya harus disengat oleh Griever untuk menggunakan memori yang terungkap jika dia mengalami Changing. Ketika ia bangun dari Changing, ia menyadari bahwa labirin (Maza) tidak pernah dimaksudkan untuk dipecahkan, tetapi bahwa mereka ditempatkan ke dalam semacam percobaan untuk menguji kekuatan mereka oleh Sang Kreator. Ia memberitahu ke Glader lain bahwa mereka harus pergi ke Lubang Griever dan memasukan kode di komputer. Setelah beberapa pertimbangan, sebagian besar Glader memutuskan untuk pergi ke lubang Griever dengan menyiapkan rencana. Mereka berharap memasuki labirin kali ini adalah untuk yang terakhir kalinya.

Setelah mencapai lubang Griever (Hole), mereka menyadari bahwa Griever menunggu mereka. Glader menyerang Griever, sementara Thomas, Teresa dan Chuck berusaha mendekati Hole. Mereka akhirnya mencapai Hole. Teresa berusaha memasukan kode, sementara Thomas dan Chuck menahan serangan Griever. Setelah memasukan kode, Griever dimatikan dan Glader yang tersisa bergabung dengan mereka. Separuh Glader tewas dalam pertempuran.

Sebuah pintur terbuka di ujung lubang, dan para Glader, termasuk Thomas, Teresa, Chuck, Minho dan Newt keluar untuk mencari Kreator. Seorang wanita datang menyambut para Glader, tetapi mereka merasa marah karena telah ditempatkan ke dalam tes. Wanita itu bersama dengan sosok berkerudung yang ternyata adalah Gally. Sebagai bagian akhir dari tes, Gally mengambil pisau dan melemparkannya ke arah Thomas. Chuck memasang badannya untuk melindungi Thomas. Thomas menyerang Gally, namun Gally jatuh duluan sambil menangis karena ia telah berjanji pada Chuck akan membawanya ke keluarganya.

Tiba-tiba sekelompok pasukan bersenjata masuk ke dalam gendung dan menyerang Kreator. Pemimpin pasukan tersebut mengatakan tidak ada waktu untuk menjelaskan dan meminta Glader untuk mengikutinya ke bus. Seorang wanita menahan Thomas, berkata “Anda harus menyelamat kami dari pembakaran,”. Thomas naik ke bus dan pemimpin wanita berjalan duluan. Para Glader dibawa ke asrama di mana mereka diberikan makan dan tempat yang nyaman dan aman untuk sementara waktu.